Bunker Peninggalan Belanda ditemukan di SMP Negeri 1 Kuningan
2011-09-24 01:12:41 | Oleh: : admin
Sebuah bunker tua diduga ruang tahanan peninggalan penjajahan Belanda ditemukan salah seorang pekerja bangunan ketika membuat galian untuk pondasi bangunan di SMPN 1 Kuningan, Minggu (31/7). Bunker dengan panjang 3 meter, lebar 7 meter dan tinggi 2 meter itu, diduga untuk tempat persembunyian.
Menurut Joni, pekerja bangunan yang pertama kali menemukan Bunker tersebut menjelaskan, lokasi penemuan Bunker itu berada di lahan milik SMPN 1 Kuningan. Bunker ditemukan ketika sedang menggali lubang untuk pondasi, namun tiba-tiba ada lubang yang menyerupai terowongan, ternyata setelah terus digali ditemukan sebuah Bunker.
“Ketika menemukan ada keanehan, saya dengan teman teman sesama pekerja bangunan meneruskan penggalian dengan memperlebar galian. Namun tanah yang digali tumpah ke lubang terowongan, karena penasaran akhirnya terus digali, ternyata ada sebuah ruangan dengan dinding batu yang tertata rapih dan melingkar setengah lingkaran mirip ruang tahanan,”terangnya.
Menurut salah seorang guru SMPN 1 Kuningan, Hamduli SIP SPD kepada Kuningan News mengatakan, kalau merujuk kepada sejarah SMPN 1 Kuningan ini, dulunya merupakan bangunan bekas markas tentara belanda, diduga bunker tersebut merupakan tempat atau ruangan persembunyian yang tertata dengan rapih dan ada pentilasi udara, kalau septitank, tidak mungkin serapih itu. “SMPN 1 N Kuningan merupakan salah satu sekolah tertua di Kuningan, sudah dipakai sejak tahun 1918,”jelasnya.
Sementara, pihak pengelola pelaksana banguan SMPN 1 Kuningan, H Karsadi menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait penemuan ini ruangan di bawah tanah ini. Untuk saat ini, baru sebagian yang diperiksa.
Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda S.Sos ketika mendapat kabar ditemukannya bunker, langsung meninjau kelokasi dan memastikan temuan tersebut. “Kalau memang benar itu sebuah bunker peninggalan Belanda, ini membuktikan bahwa Kuningan mempunyai nilai Historis dalam sejarah kemerdekaan. Saya meminta temuan ini untuk di cek dan diteliti, diduga ada senjata atau harta karun peninggalan jaman belanda,”ungkap Aang
Dengan ditemukannya Bunkker ini kata Aang, merupakan bukti sejarah yang harus di jaga dan dilestarikan, apalagi sekolah SMPN 1 Kuningan merupakan sekolah tertua di Kabupaten Kuningan. “Kedepan, sekolah bertaraf internasional ini akan di pindahkan karena tidak sesuai dengan kreteria RSBI, kemudian bangunan SMPN 1 akan di jadikan sebuah museum sejarah Kuningan,”paparnya.
